Kamis, 03 Februari 2011

Komputer Pertama Yang Digunakan Untuk Sambungan Internet



Gambar di atas adalah Dr. Leonard Kleinrock bersama dengan Interface Message Processor (IMP) pertama, sebuah ruggerized Honeywell DDP-516 Komputer mini. Kotak ini yang bertanggung jawab untuk apa yang Anda baca sekarang.

Interface Message Processor adalah Original Router. Dua mesin ini terhubung pada 29 Oktober 1969. Salah satunya di laboratorium Dr. Kleinrock yang mendirikan teori matematika paket jaringan, yang membuat internet mungkin di University of California - Los Angeles. Yang lain di laboratorium Douglas Engelbart di Stanford Research Institute. Engelbart, yang kemudian menjadi terkenal sebagai pencipta mouse, sedang bekerja pada kolaborasi online dan antarmuka manusia untuk DARPA selama waktu itu.

Hari itu, backbone internet pertama-kemudian dikenal sebagai ARPANET, lahir dengan pertukaran paket data yang pertama. Sebelumnya, hanya beberapa berarti bit yang dipertukarkan. Dua bulan kemudian, empat-simpul tulang punggung selesai. Hari ini, empat puluh tahun kemudian, ada 1.668.870.408 pengguna.
sumber: Ngobrolaja.com
Readmore »» Komputer Pertama Yang Digunakan Untuk Sambungan Internet

Update Posko Siaga, Tak Ada WNI yang Tewas

Merebaknya berita tentang adanya WNI yang tewas ditampik oleh Konselor Pensosbud KBRI Kairo, Iwan Wijaya M. Mereka menyatakan tidak ada satupun warga Indonesia yang tewas di Mesir. Seperti diketahui, muncul kabar adanya kematian yang menimpa warga Indonesia yang bernama Imanda Amalia.

Hal itu disampaikan Konselor Pensosbud KBRI Kairo Iwan Wijaya M, Kamis (3/2/2011) pagi waktu setempat.

Mengenai nama Imanda Amalia juga tidak ada dalam daftar staf United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) Kairo.

“Kami sudah mengontak UNRWA Kairo, ternyata mereka hanya terdiri dari 3 staf, 1 orang Yordania dan 2 orang Mesir. Menurut mereka tidak ada staf UNRWA bernama Imanda Amalia,” papar Iwan.

Di samping itu pihak KBRI juga sudah berusaha memverifikasi, tapi tidak ditemukan data penduduk WNI di Mesir bernama Imanda Amalia.

Iwan mengatakan bahwa sejak dini KBRI Kairo telah melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan masyarakat WNI demi langkah-langkah perlindungan, sehingga hal-hal tidak diinginkan bisa dihindari.

“Bahkan ketika semua jaringan komunikasi di Mesir lumpuh total, komunikasi KBRI dengan masyarakat terus dipertahankan dengan cara pesan berantai, agar pesan-pesan Dubes sampai ke WNI seluas mungkin,” demikian Iwan.

Update Posko Siaga WNI

Untuk meredam kecemasan orangtua, handai taulan dan kawan-kawan dari WNI yang masih bertahan di Mesir, KBRI Kairo mengeluarkan update daftar nomor telepon Posko Siaga yang dapat dihubungi langsung.

Selengkapnya:

KBRI Kairo +20227947200, +20227947209
Kantor Konsuler +20224715561
Sekolah Indonesia Kairo +20337488634
Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) +20106158928, +20165796356
Wihdah PPMI +20103701566, +20161423613
Keluarga Mahasiswa Medan +20100135953
Keluarga Mahasiswa Madura +20107802802, +20224707821
Keluarga Mahasiswa Jawa Timur +20103129844, +20224719084
Keluarga Mahasiswa Sumatera Selatan +20104134542, +20224113144
Keluarga Mahasiswa Sulawesi +20164089511
Keluarga Mahasiswa Aceh +20110847308
Keluarga Mahasiswa Banten +20119324641, +20109184814
Keluarga Mahasiswa Jambi +20102928892, +20224037037
Keluarga Mahasiswa Kalimantan +20161207358, +20224743891
Keluarga Mahasiswa Lampung +20111348930
Keluarga Mahasiswa Minang +20161533685, +20222478245
Keluarga Mahasiswa NTB +20168375033
Keluarga Pelajar Jakarta +20100957654
Keluarga Mahasiswa Jawa Barat +20110246890
Keluarga Mahasiswa Tapanuli Selatan +20109377198, +20106536332
Keluarga Mahasiswa Riau +20109122713
Keluarga Mahasiswa Jawa Tengah +20100272509, +20224729113
Readmore »» Update Posko Siaga, Tak Ada WNI yang Tewas

DPRD Surabaya Sepakat Risma Harus Mundur

SURABAYA POST- DPRD Surabaya akan merekomendasikan pelengseran Tri Rismaharini dari kursi wali kota ke Majelis Agung. Kesimpulan ini diambil dalam rapat paripurna Hak Angket Perwali 56 dan 57 tentang Tarif Reklame.

Dalam rapat tersebut, hanya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang tidak mau menandatangani kesepakatan pelengseran.

Sementara, persetujuan datang dari Fraksi PDIP yang ditandatangani Agustin Poliana; Fraksi PKB oleh Masduki Toha; Fraksi Partai Damai Sejahtera diteken Simon Lekatopmessy; Fraksi Golkar ditandatangani Adies Kadir; Fraksi Apkindo diteken Sudirjo dan Fraksi Demokrat oleh Sachiroel Alim.

Bahkan, meski hingga pukul 12.00 WIB, rapat paripurna hak angket Perwali Reklame belum usai digelar, Pansus satu kata terkait rekomendasi pelengseran.

“Melihat hasil hak angket Perwali nomor 56 dan 57 tentang reklame, Pansus memutuskan ada pelanggaran. Kami juga sepakat merekomendasikan Risma untuk dinonaktifkan,” ujar Ketua Pansus Angket, Sachiroel Alim di sela rapat paripurna Hak Angket Perwali Reklame di gedung DPRD Surabaya, Senin 31 Januari 2011.

Meski demikian, rekomendasi pelanggaran aturan atau hukum ini penentuannya ada di Mahkamah Agung. DPRD Surabaya hanya menjalankan tugas pokok dan fungsinya saja yaitu menggelar hak angket dan melaporkan hasilnya.

Hak Angket DPRD Surabaya tentang Perwali 56 dan 57, kata dia, sudah dikonsultasikan dengan Konsultan Hukum DPRD Surabaya dan berdasarkan UU No 28/2009 pasal 28 ayat 1 menyebutkan, kebijakan yang meresahkan masyarakat meski hanya sekelompok masyarakat tetap dianggap melanggar UU. Jadi sekalipun sekelompok masyarakat itu pengusaha kecil atau besar, mereka yang dirugikan.

Simon Lekatompessy anggota Komisi C DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Damai Sejahtera menjelaskan, DPRD Surabaya hanya mengusulkan Hak Angket Perwali 56 dan 57. Apakah dari hasil Hak Angket tersebut ada pelanggaran atau tidak, keputusannya ada di Mahkamah Agung.

Untuk diketahui dalam rapat paripurna tersebut masing-masing fraksi memberikan pandangan umum terkait Perwali 56 dan 57. Terkait dengan ini, kata Simon, sebelum dibentuk Hak Angket, DPRD Surabaya sudah melakukan hak interpelasi. Dari hasil pemeriksaan masing-masing pejabat tidak ditemukan garis lurus yang artinya ada jalur koordinasi yang putus.

Sementara itu, Risma hingga berita ini diturunkan tak dapat dikonfirmasi. Bahkan saat ditemui, Minggu (30/1) dalam acara Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Jatim memilih tutup mulut.

Meski di gedung dewan rekomendasi pelengseran Walikota Surabaya berlangsung relatif mulus, di luar gedung situasi panas karena warga melakukan demo mendukung pelengseran Risma.

Massa anti Walikota Tri Rismaharini menggelar orasi secara bergantian. Mereka mengecam kebijakan Risma yang telah melukai hati pendukungnya.

Sejak pagi tadi massa anti Walikota Tri Rismaharini secara bergelombang berdatangan di gedung DPRD Surabaya. Mereka tiba dengan menumpang puluhan truk, pick up maupun ratusan sepeda motor. Aksi ini sengaja digelar untuk mendukung digelarnya sidang paripurna yang akan mendengarkan kesimpulan Panitia Khusus Hak Angket Perwali Reklame No 56 dan 57 Tahun 2010 yang dinilai telah menyalahi prosedur dalam penyusunannya.

Sebanyak 2.200 personel gabungan pun diturunkan untuk mengamankan pengunjuk rasa. Mereka terdiri dari Brimob Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, personel seluruh Kepolisian Sektor di Surabaya, serta diperkuat aparat Kepolisian Resor Sidoarjo.

Purnomo Siswanto
• VIVAnews
Readmore »» DPRD Surabaya Sepakat Risma Harus Mundur

Wapres Minta Ada Kemajuan Konkrit Kasus Gayus


VIVAnews – Wakil Presiden Boediono meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kejaksaan Agung, dan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum untuk segera menuntaskan kasus mafia pajak yang menyeret Gayus Tambunan.

"Diharapkan dalam waktu satu bulan ini ada progress yang lebih konkrit (kasus Gayus)," kata Wakil Jaksa Agung, Dharmono, usai melakukan pertemuan di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 3 Februari 2011.

Dalam pertemuan tertutup itu, lanjut Dharmono, Boediono memberikan arahan agar secepatnya menuntaskan kasus sesuai apa yang telah diinstruksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Inpres 1 Tahun 2011 tentang Percepatan Penyelesaian Kasus Hukum Penyimpangan Pajak.

Dharmono mengungkapkan kasus Gayus telah menjadi prioritas Kejaksaan Agung dan semua instansi terkait.

Ditanya apakah akan segera ada tersangka baru dalam kasus ini, Dharmono belum bersedia menjelaskan. Dia hanya memastikan semua instansi yang menangani kasus Gayus bekerja serius untuk tak membiarkan kasus ini berlarut-larut.

Sementara itu, pada pertemuan yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB tadi, Kejaksaan Agung maupun instasi lainnya, memberikan laporan perkembangan penanganan kasus mafia pajak kepada Boediono.(np)
• VIVAnews
Readmore »» Wapres Minta Ada Kemajuan Konkrit Kasus Gayus

Wanita yang mampu orgasme sebanyak 200x setiap hari

Nama wanita ini, sarah Carmen berumur 24 tahun tinggal di UK. Merupakan wanita yang luar biasa karena dapat dengan mudah mendapat rangsangan dari hampir semua hal sehingga mampu orgasme sebanyak 200x dalam sehari. Bayangkan!

Kondisi ini disebut Sexual Arousal Syndrome (PSAS) yang menyebabkan meningkatnya aliran darah ke organ kelamin. Sarah mengatakan sesekali dia melakukan banyak hubungan sex untuk sekedar menenangkan dirinya dan bagi pihak pria tampaknya tidak perlu bersusah payah karena Sarah dapat mencapai klimaks dengan mudahnya.
sumber ; forum.vivanews.com/showthread.php?t=26960
Readmore »» Wanita yang mampu orgasme sebanyak 200x setiap hari

Kue Emas Sambut Sambut Tahun Kelinci

Menyambut datangnya tahun baru Imlek memang diharapkan juga mampu membawa keberuntungan di berbagai bidang. Banyak cara yang dilakukan oleh etnik Tionghoa dalam rangka menyambut tahun baru yang juga dikenal dengan Tahun Kelinci Emas ini. Seperti halnya dengan cara menyajikan kue emas.

Kue beras yang biasa disajikan untuk menyambut tahun baru imlek dihiasi emas dan berlian.

Dikutip dari Associated Press, kue berbentuk kelinci dari bahan beras ketan dilapisi kertas dari emas dan berlian itu dijual seharga antara $500 hingga $2.700 atau sekitar Rp 4,5-Rp24,3 juta per buah.

Pencipta kue istimewa ini, Angelito Araneta Jr, mengatakan kue beras emas dimaksudkan agar membawa kekayaan bagi yang mengonsumsinya, serta melanggengkan hubungan baik dengan teman dan keluarga, selama di tahun kelinci emas ini.

Tradisi masyarakat Tionghoa di Filipina akan saling bertukar kue beras selama perayaan Imlek. Biasanya, kue-kue tersebut akan diantarkan pada kerabat, teman-teman dan lingkungan dekat. (Vivanews.com)
Readmore »» Kue Emas Sambut Sambut Tahun Kelinci

Pelita Jaya Esia Bidik Juara Reguler NBL

Jum'at, 4 Februari 2011, 05:06 WIB
Edwan Ruriansyah, Haryanto Tri Wibowo
Pelita Jaya Esia (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
BERITA TERKAIT

* Satria Muda Kalahkan Muba Hangtuah
* Pelita Jaya Favorit Juara Reguler NBL
* Lewat Laga Ketat, Garuda Tekuk Satria
* Pelita Jaya Esia Tekuk Citra Satria
* Bimasakti Selamat dari Ancaman Angsapura

VIVAnews - Pelita Jaya Esia sangat yakin mampu mempertahankan puncak klasemen National Basketball League (NBL) Indonesia Seri V di Jakarta.

Pelita Jaya hanya membutuhkan lima kemenangan dari tujuh laga di Seri V untuk menjadi juara reguler. Di atas kertas, Kelly Purwanto dan kawan-kawan bisa meraih target tersebut. Pasalnya, hanya akan ada dua lawan berat yang
harus dihadapi Pelita Jaya di seri terakhir ini.

Dua pertandingan berat Pelita Jaya yakni saat menghadapi Dell Aspac (Sabtu 5 Februari) dan Satria Muda Britama (Minggu 6 Februari). Sedangkan lima laga lainnya di antaranya menghadapi Satya Wacana Angsapura, Muba Hangtuah dan Citra Satria.

Pelatih Pelita Jaya Esia, Rastafari Horongbala mengaku optimistis dengan peluang timnya mengamankan puncak klasemen di Seri V. Pelatih tim nasional Indonesia di SEA Games nanti ini menargetkan enam kali kemenangan di seri yang akan dimulai Sabtu 5 Februari-Minggu 13 Februari 2011.

"Kami menargetkan hanya kalah satu pertandingan dari tujuh laga. Persiapan tim bagus, hanya Rusta (Wijaya) yang harus absen karena cedera bahu. Rusta juga diragukan untuk tampil di Championship karena kemungkinan harus menjalani operasi," ujar Rastafari saat dihubungi VIVAnews.

"Mungkin kendala tim hingga saat ini masih terlalu pede menghadapi tim-tim yang di atas kertas kualitasnya di bawah kami. Itu sudah menjadi kebiasaan dan pemain sudah saya peringatkan di setiap seri," lanjut Rastafari.

Jelang laga pertama melawan Aspac, Rastafari mengaku yakin bisa menjinakkan salah satu tim papan atas NBL tersebut. Dari dua laga sebelumnya, Pelita Jaya sukses menekuk Aspac 63-59 di Seri II Bandung, dan 68-63 di Seri III Solo.

"Mudah-mudahan menang. Kalau lawan Aspac kita harus mematikan shooter mereka dan antisipasi transisi permainan mereka yang cepat," tutup Rastafari.

Dengan menjadi juara reguler, Pelita Jaya akan mendapatkan lawan relatih enteng di Championship Series yang akan digelar di DBL Arena Surabaya, 7–13 Maret 2011.
• VIVAnews
Readmore »» Pelita Jaya Esia Bidik Juara Reguler NBL
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...